Friday, October 9, 2015

4 Cara Merawat Scanner

Scanner
  •  Jangan menyentuh permukaan kaca pada scanner. Selain dapat menyebabkan terjadinya goresan, minyak dan kotoran yang menempel juga dapat merusak permukaan kaca, pada akhirnya bisa mempengaruhi hasil cetakan yang kurang maksimal. Jika ingin membersihkan bagian ini, gunakanlah lap dengan bahan micro fiber sehingga tidak ada serat kain yang tertinggal.
  •  Ketika memindai materi gambar dari buku atau majalah yang tebal sebaiknya tidak menggunakan tutup scanner untuk menekannya, karena jika dipaksa dapat menyebabkan engsel pada penutup scanner rusak atau mengendur.
  •  Kebersihan scanner pun perlu dijaga. Kotoran pada perangkat ini, biasanya disebabkan oleh debu dan kotoran yang terselip dibeberapa bagian apabila didiamkan bukan tidak mungkin bisa menggangu karena penumpukan debu tersebut bisa menyebabkan goresan.
  •  Bersihkanlah dengan kapas dan sedikit cairan alkohol lalu menggosokannya dengan lembut. Perlu dipastikan aliran listrik dimatikan terlebih dahulu.

Tuesday, September 22, 2015

Perencanaan dan Pembuatan Proyek Multimedia

   Kebanyakan proyek multimedia dikerjakan dalam beberapa tahap, beberapa tahap harus terlebih dahulu diselesaikan sebelum memulai tahap yang lain. Berikut adalah 3 tahap dasar dalam suatu proyek multimedia :

1. Perencanaan dan Pembiayaan
      Suatu proyek selalu diawali dengan suatu gagasan atau kebutuhan dengan membuat garis besar atas pesan dan tujuannya. Perhitungan waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan seluruh elemen dan rencanakan biayanya, susunlah sebuah konsep.

2. Desain dan Produksi
      Lakukan setiap rencana yang dibuat untuk membuat produk. Jadi proses ini mungkin akan terjadi banyak umpan balik dengan client sampai client merasa puas.

3. Pengujian
      Selalu lakukan pengujian terhadap karya multimedia untuk memastikan bahwa karya multimedia sudah sesua dengan tujuan proyek dan keinginan client.

4. Pengiriman
      Kemas kemudian kirimkan proyek atau karya multimedia kepengguna akhir atau client.

Friday, September 11, 2015

Kategori Multimedia






   Multimedia dapat didefinisikan menjadi 2 kategori yaitu multimedia content production dan multimedia communication.

1. Multimedia Content Production
      Multimedia adalah penggunaan dan pemrosesan beberapa media diantaranya teks, audio, grafik, animasi, video, dan interaktif. Untuk menyampaikan informasi atau menghasilkan produk multimedia penggunaan sejumlah teknologi menggabungkan beberapa media untuk tujuan komunikasi dan informasi. Dalam kategori ini media yang digunakan adalah media teks, media audio, media video, media animasi, media image/gambar, media interaktif atau media efek.

2. Multimedia Communication
      Multimedia adalah menggunakan media seperti seperti televisi, radio, media cetak dan internet untuk mempublikasikan, menyiarkan dan mengkomunikasikan materi seperti Advertising, Publicity, Entertimen, News, Education, dalam kategori ini media yang digunakan adalah TV, radio, film, media cetak, musik, game, entertimen, tutorial dan internet.

Ada beberapa istilah yang sering dipergunakan dalam multimedia yaitu multimedia interaktif
contoh:
- Hiburan dan Senirupa
- Programmer Multimedia
- Proyek Multimedia

Manfaat Multimedia
   Multimedia memiliki manfaat yang beragam seperti:

1. Presentasi
      Presentasi yang menarik digunakan untuk menjaga perhatian dalam periklanan presentasi dalam bisnis sering kali dikembangkan oleh tim kreatif perusahaan untuk menawarkan ide atau produk yang mereka buat.

2. Hiburan dan Senirupa
      Multimedia ini banyak digunakan dalam industri hiburan khususnya untuk mengembangkan efek khusus dalam film dan animasi.

3. Pendidikan
      Dalam pendidikan multimedia digunakan untuk memproduksi pelatihan berbasis komputer dan buku referensi seperti ensiklopedia.

4. Perindustrian
      Disektor industri multimedia digunakan sebagai cara untuk menyajikan informasi untuk membantu pemegang saham rekan kerja dan atasan.

5. Kesehatan
      Dalam pengobatan dokter dapat dilatih dengan melihat firtual operasi atau mereka dapat mensimulasikan bagaimana tubuh manusia yang terkena penyakit.

Monday, August 17, 2015

8 Cara Merawat Printer


  1. Selalu gunakan printer secara priodik. Jangan biarkan printer anda menganggur terlalu lama, karena tinta yang terdapat pada nozzle head bila mengering dapat menyumbat pengeluaran tinta.
  2. Gunakan fasilitas Clean Head (Software yang disertakan bersama printer) untuk melakukan pembersihan nozzle head secara teratur.
  3. Bersihkan beberapa bagian printer secara berkala dari debu dan kotoran. Jangan biarkan ada benda-benda asingmasuk atau terjatuh kedalam printer anda. Jangan menggunakan lap yang basah oleh air saat membersihkan printer.
  4. Jangan mancabut kabel printer saat mematikan printer, tetapi gunakan tombol on/off sehingga saat dimatikan head printer akan kembali ke dudukannya, sehingga tinta tidak mudah mengering.
  5. Saat mencetak pastikan kertas tidak terlipat-lipat, melainkan gunakan kertas yang masih halus. Jika tersangkut dapat merusak roller pada printer.
  6. Jangan menyentuh bagian elektrik dari Cartridge seperti chip maupun dengan menggunakan jari anda, karena listrik statis pada tubuh terkadang dapat merusak komponen.
  7. Jangan membiarkan printer anda kosong tanpa Cartridge dalam jangka waktu yang lama, karena dapat menyebabkan printer head menjadi kering.
  8. Jangan pernah membuka casing printer (bila anda tidak paham mesin printer), karena komponen hanya bisa diservice oleh orang yang benar-benar memahami.

Perawatan Camera Digital


  1. Hindari kontak langsung dengan sinar matahari.
  2. Jagalah camera digital anda agar terhindar dari goncangan yang berlebihan.
  3. Bersihan kamera dan lensa.
  4. Hindari goresan pada lensa.
  5. Hindari air laut.
  6. Jangan terlalu sering membersihkan lensa atau membersihkan bagian dalamnya bila berjamur.
  7. Jangan menyimpan didalam lemari pakaian.
  8. Waspadai kapus barus.
  9. Keluarkan baterai bila kamera digital tidak digunakan, dan jauhkan baterai dari api.
  10. Jangan mengeluarkan baterai atau kartu memory saat kamera masih hidup, sebab hal itu akan merusak gambar/kartu memori itu sendiri.
  11. Masukkan kartu memori secara benar, sebab bila salah maka kamera akan hang.
Beberapa Hal Yang Harus Dihindari Oleh Kamera:
1. Hindari cuaca dingin / ruangan ber AC
2. Hindari benturan
3. Jangan terlalu memakai fasilitas manual, kecuali didalam ruangan.
4. Hindari pemakaian kaset bekas, kecuali kaset tersebut baru terpakai 1 atau 2 kali. Dengan penyimpanan kaset yang baik, jauh dari debu.

6 Langkah Perawatan Video Shooting


  1.  Jangan tinggalkan kaset didalam camcorder anda saat tidak digunakan. Kaset bisa menyebabkan gesekan dan hal itu bisa mengakibatkan masalah pada proses merekam dan memutar.
  2. Jangan memasukkan kaset video dalam kondisi benar-benar dingin. Pelembaban dari udara yang hangat dapat membuat kaset menempel pada bagian drum sehingga merusak kaset dan dapat merusak video hand.
  3. Jangan Meninggalkan baterai didalam camcorder saat tidak digunakan. Beberapa kamera menarik energi baterai dalam jumlah kecil, namun konstan sehingga dapat menghabisan baterai.
  4. Jangan meninggalkan kaset camcorder didalam mobil yang terkena udara panas.
  5. Jangan menaruh label pada kaset camcorder dimana label ini kemungkinan berlawanan dengan pembuka pintu kaset. Hal ini dapat menyebabkan kaset tersangkut didalam kamera.
  6. Rawat peralatan video shooting anda dengan menyerahkan pada teknisi untuk membersihkan tape head saat kotor. Perawatan semacam ini dapat membuat kamera shooting anda lebih tahan lama.

Wednesday, June 17, 2015

Pengertian Gambar Teknik


Pengertian Gambar Teknik
   Gambar teknik secara harfiah berasal dari kata: "Gambar" suatu alat komunikasi visual "Teknik" -Metode: Cara kerja bersistim, atau cara sistimatis dalam mengerjakan sesuatu.

   Gambar Teknik adalah metode komunikasi secara visual dalam menyampaikan informasi hasil rancangan suatu produk secara:
- KOMUNIKATIF (mudah dimengerti)
- NORMATIF (sesuai aturan)
- AKURAT (pressisi - tepat teknisinya)
- TERUKUR (memiliki skala)
- EFEKTIF (tepat guna)

Fungsi Gambar Teknik
1. Menyampaikan Informasi
      Saat ini antara perancang dan pembuat tidak lagi merupakan suatu orang yang sama. Tetapi menjadi dua pihak yang berbeda, sehingga antara keduanya perlu alat informasi, disini peranan gambar teknik sebagai penyampaina informasi.

2. Bahan Dokumentasi
      Gambar teknik merupakan dokumen yang sangat penting bagi dunia industri untuk digunakan sebagai informasi bagi pengembangan yang akan datang.

3. Menggunakan gagasan untuk pengembangan
      Gagasan seseorang perancang untuk membuat benda-benda teknik.

Saturday, June 13, 2015

Sejarah Perkembangan Multimedia

Sejarah Perkembangan Multimedia
Lewat tahun 70-an pengguna micro komputer telah dapat mambantu menjelaskan masalah-masalah dan mempercepat penyelesaian pekerjaan sehari-hari.

Penggunaan komputer juga dapat menyebarkan informasi dan juga dapat menyajikan hiburan kepada pengguna komputer dan komputer saat ini bukan menjadi barang yang baru ataupun mewah tetapi menjadi suatu kebutuhan. Ini menunjukan efolusi dan perkembangan penciptaan teknologi komputer multimedia.

Multimedia dan Pengaruhnya Kepada Industri

Perkembangan teknologi multimedia telah memberikan dampak yang banyak kepada bidang industri, yaitu:

1. Industri Komputer

Industri pada komputer tidak lagi disajikan melalui teks dan gambar, tetapi juga melalui sumber-sumber yang diperolehi dari media lain seperti audio dan video.

2. Indistri Telekomunikasi

Informasi multimedia juga di proses melalui perangkat komputer dan dikomunikasikan dengan wireless atau satelit. Oleh karena informasi multimedia bersekala besar secara terus menerus sistem komunikasi data yang sesuai sangat diperlukan. Hal ini mengakibatkan perubahan terhadap sistem telekomunikasi yang ada.
Perangkat komunikasi dahulunya hanya menggunakan telephone yang membawa sedikit data dan lambat yaitu kurang 28 KB, kini telah berubah kepada wireless yang membolehan lebih banyak data seperti 2 MB, 10 MB dan 622 MB.

3. Industri Penyiaran (Broadcasting)

Pengaruh kepada industri penyiaran pada mulanya peralatan profesional bagi audio dan video terdapat di studio rekaman dan pada bagian penyiaran televisi. Perubahannya pada peralatan tersebut yaitu dimana sistem-sistem yang lebih profesional telah digunakan pengeditan movies secara digital informasi disiarkan melalui kaidah penyiaran yang tersedia seperti kabel, satelit dan antena.

4 Sifat Penting Produk Multimedia

4 Sifat Penting Produk Multimedia
Hallo sobat multimedia, apakah kalian sedang mencari sifat penting dalam produk multimedia?. Tenang saja, pada artikel kali ini saya akan membagikan 4 sifat penting produk multimedia, yang dapat kalian terapkan pada produk multimedia kalian.

Sebelum itu, mari kita cari tahu apa itu produk multimedia. Bagi kalian yang belum tau apa itu multimedia, kalian bisa membaca pada artikel Pengertian Multimedia yang sudah saya upload pada blog ini.

Apa Itu Produk Multimedia?

Sederhananya produk multimedia adalah hasil sebuah karya multimedia yang dikemas untuk di jual atau ditampilkan. Contohnya seperti Film, Animasi, Website, Logo, Banner, Flyer, Poster, Music, dan karya multimedia lainnya.

4 Sifat Penting Produk Multimedia

Nah, setelah kalian mengetahui pengertian dari multimedia dan produk multimedia di atas, sekarang mari kita simak 4 sifat penting dalam produk multimedia yang akan saya bagikan di bawah ini:

1. Informasi Komputer

Pada sifat yang pertama ini informasi disajikan melalui komputer, dimana pengguna dapat melihat, mendengar, dan dapat saling berbalas, apabila tidak ada sifat ini maka produk multimedia tersebut dikatakan bersifat polimedia atau mixedmedia.

2. Polimedia atau Mixedmedia

Polimedia merupakan penyajian informasi tanpa menggunakan sistem komputer. Tetapi ia terdiri dari pada gabungan beberapa peralatan bantuan media seperti siaran TV, radio, buku teks dan sebagainya.

Produk multimedia seharusnya mempunyai hubungan atau links. Membolehkan pengguna bergerak daripada 1 antar muka ke 1 antar muka yang lain dengan dibantu oleh setruktur dengan dimensi sendiri. Tanpa sifat ini, lebih menyerupai penyajian informasi didalam sebuah buku.

3. Navigasi

Produk multimedia mestilah mempunyai sifat navigasi (Navigation tools). Dimana navigasi merupakan sebarang icon, hotspot atau peralatan yang aktif. Aktif disini maksudnya icon tersebut berupaya untuk menghubungkan pengguna dalam produk multimedia tersebut. Contoh: Halaman Web

4. Penyajian Interaktif

Sifat yang terakhir adalah penyajian interaktif dalam produk multimedia. Cara penyajian informasi bersifat interaktif disini maksudnya, pengguna boleh berinteraksi dan mengawal penyajian informasi tersebut. Tanpa sifat ini, produk multimedia kalian lebih merupakan penyajian tanpa interaksi seperti TV.

Kesimpulan

So, setelah kalian mengetahui tentang 4 sifat penting produk multimedia di atas, dapat kia simpulkan bahwa dalam membuat sebuah sajian produk multimedia tidaklah asal-asalan. Kita harus memikirkan dan menyajikan informasi dalam produk multimedia seperti yang diterangkan di atas.

Sekian dulu untuk artikel 4 sifat pening produk multimedia ini, semoga dengan adanya artikel ini dapat memudahkan kalian dalam membuat sebuah produk multimedia kedepannya. Jika kalian mempunyai pertanyaan, kalian bisa bertanya pada kolom komentar di bawah artikel ini.

Enjoy Your Work